"Dan untuk ini, tentu perlu waktu, itu tidak bisa seperti membalik telapak tangan, maka perlu kolaborasi yang kuat, hingga ke tingkat terbawah. Mudah-mudahan kerja sama kita, kolaborasi kita bisa mewujudkan visi misi kita bersama," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu menyambut baik komitmen Pemprov Sumut dalam memperkuat UHC di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin kesehatan masyarakat.
Saat ini, Nias Barat memiliki 13 puskesmas, empat klinik pratama, dan satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Pemkab Nias Barat menargetkan status UHC daerah tersebut meningkat dari UHC Madya menjadi UHC Utama pada 2026.
"2026 kami ingin targetkan peningkatan status UHC Nias Barat menjadi UHC Utama, agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin menyeluruh," kata Eliyunus.
Dalam rapat tersebut, Surya didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti. Turut mendampingi Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahrizal, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Achmad Fadly, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono.(rel)