DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempercepat realisasi program pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, di seluruh wilayah. Percepatan dinilai penting mengingat pelaksanaan APBD 2026 telah memasuki akhir triwulan III dan berpotensi terkendala cuaca menjelang akhir tahun.
Hal itu disampaikan Bobby Nasution seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemprov Sumut dan DPRD Sumut tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD (P-APBD) Sumut Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/8/2026).
Dalam rapat tersebut, DPRD Sumut dan Pemprov Sumut juga membahas penyampaian pendapat Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Konsumen serta Ranperda tentang Kepemudaan.
Baca Juga:Rapat paripurna dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus beserta para Wakil Ketua dan anggota DPRD Sumut, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyoroti aspirasi masyarakat terkait percepatan penyaluran bantuan bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) yang telah dialokasikan dalam APBD Sumut 2026.
Bantuan tersebut antara lain mencakup bantuan sosial (bansos), bantuan rumah ibadah, bantuan kepada organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah program bantuan lainnya.
"Khususnya kepada Biro Kesra agar segera mempercepat realisasi anggarannya," kata Bobby.
Menurut Bobby, percepatan tidak hanya diperlukan pada realisasi anggaran, tetapi juga pada pelaksanaan pembangunan fisik di berbagai daerah. Pemerintah daerah diminta memanfaatkan waktu yang tersedia agar pekerjaan tidak menumpuk pada akhir tahun.
"Hari ini yang juga perlu kita percepat tentu pelaksanaan (pembangunan) fisik. Kenapa? Karena kita tidak ingin ada kendala nanti kalau menjelang akhir tahun," ujarnya.
Bobby mengatakan kondisi cuaca saat ini masih relatif mendukung pengerjaan proyek fisik. Namun, pemerintah perlu mengantisipasi potensi peningkatan curah hujan yang dapat menghambat pekerjaan konstruksi.
"Walaupun sekarang kita bersyukur curah hujan belum terlalu tinggi, bahkan di beberapa daerah itu panas. Jadi jangan sampai nanti pengerjaan terkendala cuaca (musim hujan)," tegasnya.
Untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai target, Bobby bersama Wakil Gubernur Sumut Surya dan jajaran Pemprov Sumut juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah.
Saat ini, Pemprov Sumut tengah berkantor dan melakukan pemantauan pemerintahan dari wilayah Kepulauan Nias. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di daerah.
"Yang pasti kita rancang sebelum akhir tahun ini, akan berkantor di wilayah lainnya (setelah Kepulauan Nias)," kata Bobby.
Selain Kepulauan Nias, Bobby menyebut sejumlah kawasan lain juga menjadi sasaran kegiatan berkantor dan bekerja dari daerah, di antaranya Tabagsel, Pantai Timur, dan Dataran Tinggi.
Menurutnya, pola tersebut diharapkan membuat koordinasi antara Pemprov Sumut dengan pemerintah kabupaten/kota semakin efektif, sekaligus memastikan program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target.
DPRD Sumut Dorong Pembahasan P-APBD 2026
Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus mengapresiasi komitmen Gubernur Bobby Nasution untuk mempercepat pembangunan di berbagai wilayah Sumut.
Erni berharap kesepakatan KUA-PPAS P-APBD 2026 yang telah ditandatangani eksekutif dan legislatif segera ditindaklanjuti melalui pembahasan Ranperda P-APBD Sumut 2026 sesuai tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Kesepakatan KUA-PPAS tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembahasan dan penetapan Perubahan APBD Sumut 2026. DPRD Sumut selanjutnya akan menjalankan fungsi pembahasan dan pengawasan agar anggaran perubahan dapat diarahkan untuk mendukung program pembangunan serta kebutuhan masyarakat. (rel)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik