DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Kota Gunungsitoli untuk menyaksikan siaran langsung final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, Senin (20/7/2026) dini hari. Kehadiran Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution yang membaur bersama warga membuat suasana nonton bareng (nobar) semakin meriah.
Sekitar 1.000 warga hadir menyaksikan pertandingan melalui lima layar besar yang disediakan Pemerintah Provinsi Sumut. Selain Bobby Nasution, para bupati dan wali kota se-Kepulauan Nias juga turut hadir dan duduk bersama masyarakat menikmati pertandingan hingga selesai.
Kehadiran para kepala daerah tersebut menciptakan suasana kebersamaan yang jarang terjadi. Tidak ada sekat antara pejabat dan masyarakat. Seluruhnya larut dalam ketegangan pertandingan final yang berlangsung hingga babak tambahan waktu.
Baca Juga:Salah seorang warga, Wando Zebua, mengaku senang dapat menyaksikan laga puncak Piala Dunia bersama Gubernur Sumut dan para kepala daerah.
"Senangnya dua kali lipat bang, apalagi Spanyol juara, nonton final ketemu sama Pak Bobby Nasution, banyak hadiah juga kuis-kuis gitu," kata Wando.
Hal senada disampaikan Alpian Gea. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berbeda karena mampu mempertemukan masyarakat dengan para kepala daerah dalam suasana santai dan penuh kebersamaan.
"Nggak pernah ada kayak gini bang, bupati/wali kota, orang dari mana-mana datang. Ya walau tim yang kudukung kalah, nggak apa-apa, yang penting kita senang-senang di sini," ujarnya.
Spanyol Juara, Warga Tetap Antusias
Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil saling menyerang, tetapi hingga waktu normal berakhir belum ada gol yang tercipta.
Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu. Ketegangan semakin terasa ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Ferran Torres akhirnya mencetak gol penentu yang membawa Spanyol mengalahkan Argentina sekaligus memastikan gelar juara Piala Dunia 2026.
Bobby Nasution yang hadir bersama jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut mengikuti pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.
Antusiasme masyarakat tidak surut meskipun pertandingan berlangsung lebih dari 120 menit. Gerimis yang turun menjelang pertandingan berakhir juga tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap menyaksikan laga sampai selesai.
Kawasan Alun-alun Gunungsitoli bahkan dipenuhi warga hingga meluber ke badan jalan. Sebagian penonton duduk beralaskan terpal yang telah disiapkan panitia, sementara para kepala daerah tampak membaur tanpa sekat bersama masyarakat.
Seorang ibu rumah tangga yang menyaksikan pertandingan dari kawasan Tugu Peringatan Gempa Nias di seberang Alun-alun Gunungsitoli mengaku ikut menikmati suasana nobar meski bukan penggemar sepak bola.
"Saya nggak begitu suka sepak bola. Tapi karena ada tontonan begini dan ada juga Pak Gubernur, kami jadi semangat," ungkapnya.
Nobar Jadi Hiburan bagi Masyarakat
Usai pertandingan, masyarakat memberikan apresiasi atas penyelenggaraan nobar tersebut. Warga menilai kegiatan tersebut menjadi hiburan sekaligus menghadirkan pengalaman kebersamaan yang menarik bagi masyarakat Kepulauan Nias.
"Mantap kali, terima kasih Pak Gubernur," ujar seorang warga di tengah kerumunan penonton.
Kemeriahan semakin bertambah dengan pembagian berbagai hadiah berupa kaus sepak bola kepada penonton. Sesi pembagian hadiah dipandu oleh MC Wanda Wandaw dan Billy Saputra yang berhasil menjaga suasana tetap semarak hingga acara berakhir.
Nonton bareng final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Kota Gunungsitoli pun menjadi salah satu momen kebersamaan masyarakat Kepulauan Nias bersama pemerintah daerah. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan tersebut memperlihatkan kedekatan kepala daerah dengan masyarakat dalam suasana santai, penuh kegembiraan, dan tanpa sekat.
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik