Perdinan Ginting Bantah Isu 170 Paket Darurat Rp25,34 Miliar di Tirtanadi
Kepala Satuan Pengawas Intern (Ka. SPI) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi, Perdinan Ginting, membantah informasi mengenai dugaan
Daerah
JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pembangunan jalan penghubung Kabupaten Nias Selatan (Nisel) dan Kabupaten Nias Barat (Nisbar) segera dimulai pada Agustus 2026. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumut memperkuat konektivitas dan mempercepat pemerataan pembangunan di Kepulauan Nias.
Kepastian itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau langsung kondisi ruas jalan jalur pantai barat Pulau Nias dalam rangkaian agenda berkantor di Kepulauan Nias, Sabtu (18/7/2026).
Bersama rombongan, Bobby menyusuri ruas jalan mulai dari Desa Silimbowo Siwalawa, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, hingga Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus memastikan kesiapan pembangunan jalan yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat.
Baca Juga:Saat berada di lokasi plang proyek pembangunan jalan milik Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK), Bobby menegaskan pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal akan dimulai dari Kecamatan Lolowau menuju wilayah Kabupaten Nias Barat.
"Untuk tahap pertama ini, kita kerjakan pembangunan jalan dari sini (Kecamatan Lolowau) sampai ke Nias Barat," ujar Bobby kepada masyarakat yang berada di lokasi.
Bobby menjelaskan, pekerjaan fisik untuk tahap awal ditargetkan mulai pada Agustus 2026 dengan panjang ruas yang ditangani sekitar 2,3 kilometer.
" Kita kerjakan bertahap ya bapak/ibu, nggak bisa sekaligus. Untuk tahun ini kita mulai bulan depan (Agustus 2026)," katanya.
Selain meninjau kondisi jalan, Bobby juga mengecek Jembatan Lahomi yang mengalami kerusakan pada sebagian struktur. Kondisi tersebut menyebabkan jembatan untuk sementara ditutup menggunakan batang kelapa.
Menurut Bobby, pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi dan kemampuan anggaran. Namun, pemerintah memastikan kebutuhan konektivitas masyarakat tetap menjadi perhatian.
Jalur yang menghubungkan Nias Selatan dan Nias Barat tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat, distribusi barang, serta pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata kawasan pantai barat Pulau Nias.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby juga menerima aspirasi masyarakat terkait kondisi jaringan irigasi yang mengairi sekitar 500 hektare lahan persawahan. Sebagian saluran irigasi dilaporkan tidak lagi berfungsi optimal karena keterbatasan pasokan air.
Bobby menjelaskan, berdasarkan kewenangan, pembangunan jaringan irigasi dengan cakupan tertentu menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Namun, Pemprov Sumut tetap membuka ruang untuk memberikan dukungan apabila kebutuhan di lapangan memang mendesak.
"Sebenarnya kalau arealnya 1.000 sampai 3.000 hektare, itu baru urusan provinsi. Sedangkan di bawah itu, menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Namun kalau memang diperlukan, kita (Pemprov Sumut) bisa bantu sebagian," jelas Bobby.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga hasil pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, terutama dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan warga dalam pelaksanaan pekerjaan yang berkaitan dengan drainase dan akses jalan di sekitar permukiman agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga Sambut Pembangunan Jalan
Rencana pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kecamatan Lolowau. Warga mengaku pembangunan jalan telah lama dinantikan karena kondisi akses yang selama bertahun-tahun menyulitkan mobilitas.
Salah seorang warga, Lestari Buulolo, menyampaikan rasa syukur setelah mengetahui pembangunan akan segera dimulai.
"Kami terima kasih sekali kepada Pak Gubernur sudah mau membangun jalan ini. Apalagi beliau datang langsung ke lokasi melihat kondisinya. Tentu ini yang kami harapkan," ujar Lestari.
Menurutnya, pembangunan jalan bukan hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi wilayah sekitar.
Ia menilai kawasan pantai barat Pulau Nias memiliki potensi wisata yang sangat besar. Dengan akses jalan yang semakin baik, potensi tersebut diharapkan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Pembangunan jalan Nias Selatan–Nias Barat diharapkan menjadi salah satu langkah penting Pemprov Sumut dalam memperkuat konektivitas antardaerah di Kepulauan Nias sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap pusat-pusat ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan destinasi wisata.
Kepala Satuan Pengawas Intern (Ka. SPI) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi, Perdinan Ginting, membantah informasi mengenai dugaan
Daerah
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Sumatera Utara menanam 1.000 pohon dalam program reboisasi 2026 di sejumlah kawasan resapan air d
Ragam
Kuasa hukum Dr. Ramces Pandiangan, SH, MH, meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum yang dilakuka
Hukum
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, MM, genap berusia 59 tahun pada Minggu (11/10/2026)
Ragam
Lembaga Pemerhati Olahraga Nasional (LPON) menyampaikan laporan dan pengaduan resmi kepada Pengurus PSSI Pusat terkait pelaksanaan tugas dan
Olahraga
Rumah Sakit (RS) Methodist berkomitmen penuh mendukung program BPJS Kesehatan, bahkan akan memperluas layanan medis yang lebih luas dengan t
Kesehatan
Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dalam Rapat Pa
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi membuka pendaftaran BTN Housingpreneur Batch 3 dalam kegiatan kickoff di Universitas Indo
Ekonomi
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik