Ombudsman Sumut 'Jemput Bola' di Imigrasi Belawan, Temukan Sejumlah Kendala Layanan Publik
Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar program Ombudsman On The Spot di Kantor Imigrasi Kela
Ragam
JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mempercepat pembangunan berbagai proyek infrastruktur di Kepulauan Nias melalui Program Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI). Sejumlah proyek strategis kini menunjukkan progres signifikan, termasuk pembangunan Jembatan Idano Noyo yang telah mencapai 72 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut, Hendra Dermawan Siregar, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi.
"Kita harapkan pembangunan ini terus berjalan lancar agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (7/11/2025).
Baca Juga:
Menurut Hendra, Jembatan Idano Noyo merupakan proyek vital yang menghubungkan wilayah Gunungsitoli dengan Nias Barat. Sejak jembatan tersebut putus total pada Maret 2025, aktivitas masyarakat, termasuk distribusi bahan pokok, sempat terhambat. "Pembangunan jembatan ini kita percepat karena sangat penting bagi konektivitas antarwilayah," jelasnya.
Jembatan Idano Noyo dibangun dengan sistem abutment penuh tanpa pilar di bagian tengah. Jembatan sepanjang 95 meter dan lebar 9 meter ini terdiri atas 7 meter badan jalan serta 1 meter trotoar di setiap sisi. Proyek senilai Rp46,7 miliar tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Selain Jembatan Idano Noyo, proyek peningkatan struktur jalan provinsi juga tengah dikebut di sejumlah ruas, antara lain Gunungsitoli–Afia (39,9 persen), Afia–Tuhemberua (51,3 persen), Miga–Lolowua (40,5 persen), Lolowua–Dola (41,8 persen), Dola–Duria (23,3 persen), dan Hilimbuasi–Mandrehe (25,1 persen). Di Kota Gunungsitoli, pembangunan Box Culvert juga tengah berjalan dengan progres 25,1 persen.
Hendra menambahkan, program INSTANSI dirancang untuk membangun infrastruktur yang terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemerataan pembangunan.
"Fokus kami tidak hanya pada jalan, tetapi juga irigasi, perumahan layak huni, dan pengembangan kawasan prioritas di seluruh Sumatera Utara," pungkasnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi ekonomi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kepulauan Nias yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.(jns)
Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar program Ombudsman On The Spot di Kantor Imigrasi Kela
Ragam
Keluarga Reza Valentino Simamora masih mempertanyakan hilangnya sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk dua telepon genggam dan paspo
Peristiwa
Sebanyak 12 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi calon Direksi PT Bank Sumut dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya
Ekonomi
Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, mengingatkan pemerintah agar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Politik
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menyoroti kasus viral narapidana korupsi yang kedapatan berada di sebuah kedai kopi
Politik
Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, menyoroti maraknya peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dinilai telah mencapai
Politik
Konflik agraria yang telah berlangsung bertahuntahun di Provinsi Riau kembali mencuat dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang di
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta agar sosialisasi kebijakan pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hu
Daerah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,6 persen secara tahunan (yearonyear/yoy)
Ekonomi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis
Ekonomi