Senin, 02 Februari 2026

1.195 Kasus Kebakaran di Jakarta, Gubernur Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan

admin - Senin, 15 September 2025 18:56 WIB
1.195 Kasus Kebakaran di Jakarta, Gubernur Dorong Peran Masyarakat dalam Pencegahan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat membuka Jakarta Fire Safety Challenge 2025 di halaman Kantor Dinas Gulkarmat, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).(Foto:bj)

JELAJAHNEWS.ID -Sepanjang tahun 2025, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.195 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah ibu kota. Dari jumlah tersebut, 267 kasus berhasil dipadamkan langsung oleh masyarakat.

Tingginya angka kebakaran ini menjadi sorotan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat membuka Jakarta Fire Safety Challenge 2025 di halaman Kantor Dinas Gulkarmat, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).

"Angka ini menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, mulai dari program pencegahan yang belum maksimal hingga sistem proteksi dini yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Karena itu, keterlibatan masyarakat harus semakin ditingkatkan," tegas Pramono.

Baca Juga:
Ia menilai, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan penanganan kebakaran berlangsung cepat, aman, dan efektif. Dukungan ini, lanjutnya, akan memperkuat langkah pemerintah dalam menekan risiko dan dampak kebakaran yang terus mengancam kawasan padat hunian, gedung bertingkat, hingga kawasan industri.

Jakarta Fire Safety Challenge 2025 diikuti oleh 440 relawan pemadam kebakaran (Redkar) dari 44 tim kecamatan serta 1.456 anggota tim tanggap darurat gedung dari 112 perusahaan. Melalui kegiatan ini, peserta diuji kemampuan dalam pemadaman, penyelamatan, hingga pertolongan pertama.

Kepala Dinas Gulkarmat, Bayu Meghantara, mengatakan kegiatan ini berlangsung selama empat hari mulai 15 September 2025, dengan tujuan meningkatkan solidaritas, pengetahuan, serta keterampilan peserta dalam menghadapi ancaman kebakaran.

"Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan Dinas Gulkarmat, lembaga sertifikasi profesi proteksi kebakaran, dan asosiasi terkait. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan relawan yang lebih tanggap dan profesional," ujar Bayu.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru