Laba BTN Tumbuh 22,6 Persen Kuartal I 2026, Didukung Transformasi dan Pembiayaan Perumahan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,6 persen secara tahunan (yearonyear/yoy)
Ekonomi
JELAJAHNEWS.ID -Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan jajarannya untuk menata kawasan sepanjang aliran Sungai Ciliwung di Kanal Banjir Barat agar dapat dioptimalkan menjadi ruang publik yang ramah dan menarik bagi masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan Pramono usai melakukan susur sungai sejauh tiga kilometer, dari Pintu Air Manggarai hingga Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan pentingnya penataan aliran sungai agar lebih tertata, hijau, dan nyaman dijadikan lokasi rekreasi warga.
"Saya meminta kepada jajaran terkait, terutama Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, agar sepanjang sungai ini dirapikan, dikelola, dan dijadikan tempat masyarakat bisa menikmati suasana, misalnya malam Sabtu atau malam Minggu," ujar Pramono.
Baca Juga:Upaya penataan kawasan akan meliputi penghijauan, pembangunan taman vertikal (vertical garden), perbaikan jalur pedestrian, serta pembuatan fasilitas penyeberangan khusus sepeda. Pramono juga telah menginstruksikan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Pertamanan untuk bersinergi dalam menyiapkan desain penataan yang terintegrasi.
Nantinya, pengelolaan kawasan ini akan berada di bawah tanggung jawab Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta Experience Board (JXB). Rencana penataan akan dipresentasikan terlebih dahulu kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta guna memastikan implementasi berjalan sesuai rencana.
"Ini kan kawasan premium Jakarta, jadi harus diatur dan ditata dengan baik," tegas Pramono.
Selain penataan kawasan, Pramono juga menekankan pentingnya pemantauan sistem pengendalian banjir di lokasi tersebut. Ia meninjau beberapa pintu air strategis seperti Pintu Air Manggarai, Setiabudi, dan KPK yang memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air saat curah hujan tinggi.
"Kontrol utama ketika terjadi kenaikan air, misalnya di kawasan Rasuna Said, ada di sini. Maka tempat ini sangat vital dalam sistem drainase Jakarta," jelasnya.
Gubernur juga memastikan bahwa Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi banjir, terutama dengan peningkatan kesiapsiagaan instansi teknis seperti Dinas Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup, dan Pertamanan.
Di akhir kegiatan, Pramono mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan, demi mendukung upaya penanggulangan banjir jangka panjang.
"Mudah-mudahan dengan persiapan yang lebih baik seperti ini, semua perangkat terkait siap menghadapi jika banjir kembali terjadi seperti sebelumnya," pungkasnya.(jn/**)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,6 persen secara tahunan (yearonyear/yoy)
Ekonomi
Perlindungan terhadap peternak rakyat menjadi sorotan dalam pembahasan revisi UndangUndang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di DPR RI
Politik
Pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Satu Data Indonesia di DPR RI memunculkan kekhawatiran terkait potensi resistensi dari peme
Politik
Umat Paroki Aek Nabara hingga kini masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana gereja senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga hilang
Hukum
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menilai wacana pelarangan rokok elektrik atau vape perlu dikaji secara serius sebagai langkah
Ragam
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady menyatakan bahwa keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh pihak terdakwa dalam perkara
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyoroti kondisi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di daerah
Hukum
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat perdana, di Teladan Cafe, Medan,
Ragam
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menjatuhkan sanksi tegas kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)
Politik
Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara yang melibat
Politik