Senin, 02 Februari 2026

Pembangunan Jembatan Idano Noyo Dimulai, Bobby Nasution Targetkan Rampung Desember 2025

editor - Sabtu, 14 Juni 2025 02:18 WIB
Pembangunan Jembatan Idano Noyo Dimulai, Bobby Nasution Targetkan Rampung Desember 2025
JELAJAHNEWS.ID - Pembangunan Jembatan Idano Noyo di Nias Barat resmi dimulai, Jumat (13/6/2025), ditandai dengan seremoni groundbreaking oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution. Jembatan ini sebelumnya ambruk akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada Maret lalu.

Dalam sambutannya, Bobby menyatakan bahwa jembatan tersebut akan dibangun dengan kualitas kelas A, setara dengan jembatan nasional, menggunakan teknologi abutment tanpa tiang di tengah. Jembatan ini memiliki panjang 95 meter dan lebar 9 meter, terdiri dari 7 meter badan jalan dan masing-masing 1 meter trotoar di kedua sisi.

"Perencanaan jembatan ini bukan hal baru. Sudah lama dirancang namun tertunda karena berbagai alasan. Sekarang kita mulai pembangunan dengan kualitas terbaik," ujar Bobby usai peletakan batu pertama di Desa Tuwuna, Nias Barat.

Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2025, dengan nilai kontrak mencapai Rp46,7 miliar. Bobby berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Ini pembangunan infrastruktur pertama di era kepemimpinan kami dan menjadi simbol awal pembangunan infrastruktur di Nias. Pada Juli nanti, kita juga mulai perbaikan jalan di Nias dengan anggaran Rp204 miliar. Semua ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak," jelasnya.

Putusnya Jembatan Idano Noyo telah menyulitkan aktivitas warga, seperti disampaikan Sri Astriany Gulo, warga Nias Barat. Ia mengaku harus menyeberangi sungai menggunakan perahu setiap hari, yang tidak hanya menyita waktu, tetapi juga menambah beban biaya.

"Biasanya saya berangkat dari rumah jam 7 pagi, tapi sejak jembatan rubuh, saya harus berangkat jam 6 pagi. Selain itu, biaya menyeberang Rp20 ribu sekali jalan. Kami sangat berharap jembatan ini bisa segera selesai," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu mengatakan bahwa masyarakat telah menunjukkan komitmen penuh mendukung pembangunan jembatan tersebut. Bahkan, empat warga dengan sukarela menghibahkan tanah dan rumahnya untuk kelancaran proyek.

"Ada empat rumah warga yang terkena pembangunan jembatan ini. Mereka rela menghibahkan tanahnya, bahkan satu warga hanya menyisakan dua meter lahan dari rumahnya. Kami akan berupaya membantu agar mereka tetap memiliki tempat tinggal yang layak," kata Eliyunus.

Acara groundbreaking dihadiri oleh kepala daerah se-Kepulauan Nias, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, unsur Forkopimda, anggota DPRD Sumut dan Nias Barat, OPD terkait dari Pemprov Sumut, serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat.(jns)
Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru