Senin, 02 Februari 2026

Bobby Nasution Tinjau Dua Tanggul Rusak di Batubara, Perbaikan Dimulai Pekan Ini

editor - Selasa, 10 Juni 2025 20:49 WIB
Bobby Nasution Tinjau Dua Tanggul Rusak di Batubara, Perbaikan Dimulai Pekan Ini
JELAJAHNEWS.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, meninjau dua tanggul yang mengalami kerusakan di Kabupaten Batubara, yakni Tanggul Dalu-dalu di Jalan Lintas Sumatera dan Tanggul Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II di Bendung Tanjung Muda. Pemerintah Provinsi Sumut menargetkan perbaikan dan normalisasi kedua tanggul tersebut segera dimulai demi mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian.

"Mudah-mudahan perbaikan tanggul ini bisa segera kita mulai, agar para petani tidak lagi mengeluhkan kekurangan air untuk sawah mereka. Kita upayakan minggu ini pengerjaan sudah bisa dilaksanakan demi menyelamatkan area pertanian," ujar Bobby Nasution saat meninjau lokasi, Rabu (11/6/2025).

Menurut Bobby, normalisasi dan perbaikan kedua tanggul tersebut penting dilakukan untuk menyelamatkan sekitar 10.000 hektare lahan pertanian yang sangat bergantung pada pasokan air dari tanggul.


Pemerintah Provinsi Sumut tengah mempertimbangkan dua skema pendanaan untuk proyek ini. Pertama, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Kedua, dikerjakan secara multiyears dan dimulai pada Perubahan APBD tahun 2025, dengan catatan mendapat persetujuan dari DPRD Sumut.


"Kami ajukan juga opsi pengerjaan multiyears agar proyek ini bisa dimulai tahun ini lewat Perubahan APBD 2025. Tentunya semua tergantung persetujuan DPRD," tambah Bobby.


Saat berada di lokasi Tanggul Dalu-dalu, Bobby melihat langsung titik tanggul yang jebol dan berdialog dengan sejumlah petani. Ia mendengarkan langsung keluhan mereka dan menyerap aspirasi terkait kebutuhan air irigasi.


Gubernur meminta petani bersabar dan menegaskan bahwa pemerintah akan segera memulai proses pembangunan. Proyek ini diperkirakan memakan waktu sekitar 10 bulan.


"Kami pastikan pengerjaan segera dimulai. Mohon kesabaran dari Bapak dan Ibu petani, karena proses ini memerlukan waktu kurang lebih 10 bulan," katanya.


Di lokasi Bendung Tanjung Muda, pembangunan akan dimulai dengan perbaikan sedimentasi, guna memastikan aliran air berjalan lancar ke area persawahan.(jns)

Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru