Bongkar! Nomor Rekening dan Nilai Dana Hibah Terkuak, Kapolres Belum Beri Jawab Detail
Dugaan praktik bagibagi dana hibah Pilkada 2024 di Kota Padangsidimpuan semakin menguat. Selain nomor rekening dan nilai transaksi, kini na
Daerah
MEDAN – Masuknya Geopark Kaldera Toba (GKT) sebagai bagian dari Unesco Global Geopark (UGG) dinilai sebagai jembatan emas di masa kepemimpinan Eramas (Edy-Musa) di Sumatera Utara (Sumut).
Sebab, dengan masuknya danau vulkanik terbesar di dunia itu menjadi bagian dari UGG, tentu akan menjadi pintu baru pengembangan Danau Toba. General Manager (GM) Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BPGKT), Dr. Ir. Hj. Hidayati, MSi yang didampingi oleh Wakil GM BPGKT, Ir Gagarin Sembiring serta sejumlah personil kesekretariatan dan perwakilan manager geosite menyebutkan GKT telah ditetapkan sebagai bagian dari UGG dalam sidang ke-209 dewan eksekutif UNESCO di Paris pada 7 Juli 2020 kemarin.
Dalam bincang-bincang bersama wartawan di Medan, Hidayati menjelaskan bahwa penetapan tersebut dilakukan oleh organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan atau yang dikenal dengan UNESCO (Educational, Scientific and Cultural Organization) di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia pun menuturkan bahwa perjuangan GKT untuk menjadi bagian dari UGG telah menjalani proses yang cukup panjang.
Proses tersebut juga didukung oleh semua pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) yang merupakan pemilik dan pengelola kawasan GKT. BPGKT yang merupakan lembaga resmi yang dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) oleh Pemprovsu dalam mewujudkan GKT menjadi bagian dari UGG telah bekerja dengan maksimal. Buah dari perjuangan itupun kini terlihat dari penetapan GKT menjadi bagian dari UGG.
Namun demikian, secara tegas Hidayati mengatakan bahwa perjuangan tersebut baru dimulai. Dengan adanya jembatan emas yang diberikan oleh UNESCO ke dunia yang lebih luas melalui UGG tersebut, maka kedepannya, Danau Toba harus lebih baik lagi.
Peluang besar dari warisan dunia di Sumut tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Terlebih dalam menciptakan berbagai peluang dalam membesarkan Danau Toba, khususnya masyarakat yang ada di Kawasan Danau Toba (KDT).
“Perjuangan panjang itu bukan hanya sebatas kata demi kata yang dirangkai. Tetapi lebih kepada kerja keras seluruh pihak yang ada di BPGKT, termasuk pihak pendukung GKT yang selama ini konsisten memberikan masukan dan dorongan kepada pihak BPGKT. Dan kita berharap, ini terus didukung agar kedepannya Danau Toba jauh lebih baik,” jelas Hidayati kepada awak media saat melakukan konfrensi pers di Junction Cafe, Jl. Hang Tuah, Kec. Medan Polonia, Kamis (9/7/2020).
Lebih jauh Hidayati pun merinci sejarah perjuangan GKT yang sudah melalui berbagai proses. Menurutnya, proses demi proses itulah yang mematangkan BPGKT yang dikelolanya mampu membangun jembatan emas dengan UNESCO. Dengan berbagai kekurangan dan keterbatasan, kata Hidayati, BPGKT tetap konsisten melakukan upaya dalam mewujudkan GKT sebagai bagian dari dunia yang lebih luas.
“Keuntungannya banyak, dan itu akan kita rasakan nanti. Maka dari itu, kami dari BPGKT mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung perjuangan ini, khususnya Pemprovsu. Terlebih di Era Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) ini,” tuturnya.
Dalam sidang ke-209, sebut Hidayati, Dewan Eksekutif UNESCO di Paris pada 7 Juli 2020 memberikan pengakuan bahwa GKT bagian dari UGG. Selama sembilan tahun sejak diusulkan pada 2011, perjuangan itu dilakukan. Ada proses penundaan dengan berbagai rekomendasi yang harus dipenuhi oleh BPGKT.
“Memenuhi rekomendasi itu yang cukup besar kita lakukan. Proses demi proses ini menjadi ruang untuk menjadikan GKT sebagai bagian dari dunia. Menjaga warisan yang ada di GKT dengan konsep yang terukur dan sesuai dengan pelestarian,” pungkasnya. (RRL)
Dugaan praktik bagibagi dana hibah Pilkada 2024 di Kota Padangsidimpuan semakin menguat. Selain nomor rekening dan nilai transaksi, kini na
Daerah
Dugaan praktik bagibagi dana hibah Pilkada 2024 senilai Rp10,5 miliar di Kota Padangsidimpuan mulai mencuat ke publik.
Daerah
Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Muaratais I dengan Kelurahan Bintuju akhirnya mendapat sentuhan perbaikan setelah lama mengalami ke
Daerah
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Kota Padangsidimpuan, tepatnya di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpua
Daerah
Kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2024 di Padangsidimpuan mencuat setelah mantan anggota Polres, Risdianto Lubis, melaporkan pi
Daerah
Kabar menggembirakan datang dari Kelurahan Batang Ayumi Julu. Mesjid AlUbudiyah kini resmi memiliki kekuatan hukum atas tanah wakafnya sete
Daerah
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun
Daerah
Pengamanan berlapis Polres Tapanuli Selatan mengawal kunjungan dua menteri, Jumat (27/3/2026), berjalan aman dan tertib tanpa hambatan.
Daerah
Aksi pencurian nekat terjadi di sebuah toko sembako milik warga di Kelurahan Palopat Maria, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padan
Daerah
Pengadilan Negeri Sibolga menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada dua terdakwa, Jonni Erdinal dan Sariful Harahap, dalam perkara dugaan ti
Daerah