Ngaku Bingung, Nadiem : Tuntutan Saya Lebih Besar Dari Pembunuh?
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bingung dan terkejut setelah Jaksa Penuntut Umum
Hukum
MEDAN - Fraksi PAN DPRD Medan mengaku miris dan menyayangkan kinerja beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan yang minim bahkan gagal memenuhi target PAD di Tahun 2019 lalu. Dimana target Rp 6 Triliun lebih hanya tercapai Rp 5 Triliun lebih yakni 88,20 %.
Hal demikian dinilai bukti lemahnya pengelolaan data dan sumber informasi beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun asumsi dan tidak adanya inovasi dan tanggungjawab kerja untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan Sudari ST (foto) selaku juru bicara Fraksi PAN DPRD Medan dalam pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Walikota Medan pelaksanaan APBD 2019, saat rapat paripurna di gedung dewan, Senin (22/6/2020).
Begitu juga terkait penataan infrastruktur, Sudari menilai belum memberikan hasil yang maksimal. Terbukti beberapa perbaikan infrastruktur tidak memberikan kenyamanan bagi warga. Terkait hal itu, Sudari mempertanyakan pihak Dinas PU Kota Medan kenapa hanya mampu menyerap anggaran sekitar 83,28 % sementara banyak keluhan masyarakat agar kualitas dan anggaran infrastruktur maksimal.
Selain itu, Fraksi PAN juga menyoroti bagaimana komitmen Pemko Medan untuk menjalankan rekomendasi DPRD Medan teekait penggunaan dan pemasangan typing box di beberapa hotel dan restoran. Diketahui sistem pemungutan pajak dan retribusi melalui self assesment system, dimana pemungutan pajak dan retribusi penentuan bebannya ditentukan oleh wajib pajak yang bersangkutan. Sistem lama itu sangat berpotensi lost pendapatan. Untuk itu sangat perlu disikapi demi peningkatan PAD dengan potensi yang dinilai meningkat.
Diakhir pemandangan umumnya, Sudari selaku Bendahara Fraksi PAN DPRD Medan itu mempertanyakan upaya dan kesiapan Pemko Medan menyanggupi anggaran Pilkada 2020 semetara PAD Pemko Medan Tahun ini dipastikan jauh menurun dari target.
Ditambahkan Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan yang membidangi kesehatan itu, terkait penyebaran Covid-19 yang terus bertambah di kota Medan dan kian memprihatinkan sebagai zona merah, apa saja langkah Pemko Medan untuk meminimalir memutus mata rantai pandemi Covid tersebut.
Bahkan, masalah nasib pedagang pasar bengkok aksara korban kebakaran 4 tahun lalu supaya segera dicari solusi.
Bahkan, Fraksi PAN minta Pemko Medan agar benar benar merealisasikan program universal healt corvorage penjaminan kesehatan seluruh masyarakat kota Medan yang tidak tercover PBI Kesehatan, pada hal jumlah yang dicover PBI pemerintah pusat, Propinsi dan Kota sudah melampaui jumlah orang miskin yang ada di kota Medan. (Is)
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bingung dan terkejut setelah Jaksa Penuntut Umum
Hukum
Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia meminta pemerintah mengambil langkah tegas dan terkoordinasi untuk memberantas sindikat kejahatan
Politik
Polemik pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi Kolonialisme di Zaman Kita di sejumlah kampus dan kafe menuai
Hukum
Komisi X DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan data kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan survei ekonomi
Politik
Panitia Kerja (Panja) Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI) di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melanjutkan
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempercepat program peningkatan
Daerah
Status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Rasyid Ridho alias Cek Rasyid dalam perkara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang kebal hukum dalam kasus dugaan tindakan rasis,
Politik
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. H. Saiful Anwar Matondang, membenarkan dirinya dipanggil
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Tiga penandatanganan nota kes
Ekonomi