Ngaku Bingung, Nadiem : Tuntutan Saya Lebih Besar Dari Pembunuh?
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bingung dan terkejut setelah Jaksa Penuntut Umum
Hukum
MEDAN - Sejumlah warga mengaku tidak pernah dapat bantuan dari Pemko Medan. Mereka pun mendatangi kediaman pribadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis di Jalan Karya Tani, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Medan, Jumat (5/6/2020) sore.
Kedatangan warga tersebut untuk mengadu serta menyampaikan keluh kesah karena tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah di tengah pandemi virus corona atau covid-19.
“Tujuan kami mau mengadu karena selama ini di kecamatan nama kita gak ada terdaftar sebagai penerima bantuan,” ujar Hariyono, warga Jalan Karya Bakti, di kediaman Afri Rizki Lubis.
Ia mengatakan sudah ada 4 jenis bantuan pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat mulai dari uang tunai, dan sembako.
“Ada 4 tahap bantuan, dari Pemko Medan, bansos, dari BST (Bantuan Sosial Tunai) berupa uang tunai sama sekali gak dapat. Kami orang dizalimi,” urainya.
“Sudah lapor ke Kecamatan diarahkan ke Kepling, tapi tidak ada juga. Makanya kami datang ke anggota dewan mau mengadu, tidak ada lagi tempat kami mengadu,” tutur pria yang berprofesi sebagai jukir ini.
Hariyono sendiri ditemani rekan-rekannya yang juga tidak mendapat bantuan seperti Arman warga Jalan Eka Bakti, Kelurahan Gedung Johor. Basaruddin warga Jalan Karya Jaya Gang Karya Bersama, Pangkalan Mansyur dan Irfansyah warga Jalan Karya Sentosa, Pangkalan Mansyur.
“Kami kerja serabutan, tapi gak dapat bantuan, ” timpal Arman.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis, menyayangkan masih adanya yang kesulitan secara ekonomi tidak mendapat bantuan dari Pemko Medan.
“Setelah terima pengaduan saya mengecek langsung ke lapangan, bertemu masyarakat di Jalan Karya Sari, Kelurahan Pangkalan Mansyur. Di sana kita juga temui banyak warga yang tidak terdata sebagai penerima bantuan sembako Pemko Medan,” ungkapnya.
Ketua Komisi III ini menyebut kenyataannya masih banyak warga yang belum dapat bantuan. “Kita minta pak Plt Wali Kota melakukan evaluasi kinerja jajaran di bawahnya. Harusnya pihak kecamatan pro aktif menyisir masyarakat yang belum menerima bantuan,” tuturnya. (Is)
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bingung dan terkejut setelah Jaksa Penuntut Umum
Hukum
Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia meminta pemerintah mengambil langkah tegas dan terkoordinasi untuk memberantas sindikat kejahatan
Politik
Polemik pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi Kolonialisme di Zaman Kita di sejumlah kampus dan kafe menuai
Hukum
Komisi X DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan data kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan survei ekonomi
Politik
Panitia Kerja (Panja) Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI) di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melanjutkan
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempercepat program peningkatan
Daerah
Status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Rasyid Ridho alias Cek Rasyid dalam perkara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang kebal hukum dalam kasus dugaan tindakan rasis,
Politik
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. H. Saiful Anwar Matondang, membenarkan dirinya dipanggil
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Tiga penandatanganan nota kes
Ekonomi