Senin, 10 Agustus 2026

Sumut Siap Jadi Tuan Rumah BI Investment Day, Bobby Nasution Dorong Investasi Terintegrasi di Sumatera

admin - Selasa, 21 Juli 2026 09:48 WIB
Sumut Siap Jadi Tuan Rumah BI Investment Day, Bobby Nasution Dorong Investasi Terintegrasi di Sumatera
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut Ameriza M Moesa beserta jajaran di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Selasa (21/7/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah BI Investment Day Sepulau Sumatera, forum investasi yang akan mempertemukan para gubernur di Sumatera, investor, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama ekonomi kawasan.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel Adimulia Medan, Kamis (23/7/2026). Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution berharap forum tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi investasi, tetapi juga mampu mendorong keterhubungan potensi ekonomi antardaerah di Pulau Sumatera.

Kesiapan tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut Ameriza M Moesa beserta jajaran di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga:
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sejumlah agenda strategis terkait pengembangan investasi regional, termasuk upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dan BI dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Bobby menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Sumatera Utara sebagai tuan rumah BI Investment Day. Menurutnya, Pulau Sumatera memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, mulai dari sumber daya alam, komoditas unggulan, infrastruktur, hingga sektor pariwisata.

"Potensi Sumatera ini sangat luar biasa. Melalui kegiatan BI Investment Day ini, kita berharap arus investasi tidak hanya masuk ke satu daerah saja, tetapi dapat terintegrasi dan memberi dampak ekonomi yang nyata bagi seluruh masyarakat di Pulau Sumatera," ujar Bobby.

Menurut Bobby, investasi tidak seharusnya berkembang secara parsial di masing-masing provinsi. Kolaborasi lintas daerah diperlukan agar potensi yang dimiliki setiap wilayah dapat saling melengkapi dan menghasilkan dampak ekonomi yang lebih luas.

Karena itu, Pemprov Sumut berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah lainnya di Sumatera. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang lebih menarik bagi investor sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain membahas promosi investasi, pertemuan Bobby dan BI juga membahas sejumlah agenda penguatan ekonomi daerah. Di antaranya kemudahan berusaha, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Menurut Bobby, berbagai program tersebut penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Sumatera Utara sekaligus memperkuat tata kelola perekonomian daerah di tengah perkembangan ekonomi digital.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Ameriza M Moesa mengatakan BI Investment Day dirancang sebagai forum strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.

Forum tersebut direncanakan dihadiri sedikitnya lima gubernur dari berbagai provinsi di Sumatera. Pertemuan itu diharapkan membuka ruang pembahasan yang lebih luas mengenai peluang investasi serta potensi kerja sama lintas provinsi.

"Melalui BI Investment Day, kami ingin memperkuat kolaborasi lintas provinsi di Pulau Sumatera. Acara ini menjadi wadah untuk mempromosikan berbagai potensi keunggulan daerah, menarik arus investasi baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara lebih inklusif dan berkelanjutan," kata Ameriza.

Ia menjelaskan, potensi investasi di Sumatera cukup beragam. Infrastruktur, komoditas unggulan, serta pariwisata menjadi sejumlah sektor yang dapat dikembangkan secara lebih optimal melalui kolaborasi antardaerah.

Menurut Ameriza, penguatan investasi di Pulau Sumatera juga memiliki arti penting dalam mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan pengembangan potensi daerah secara terintegrasi, pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru