Senin, 10 Agustus 2026

Bobby Nasution Bawa Agenda Percepatan Pembangunan Saat Berkantor di Kepulauan Nias

admin - Selasa, 21 Juli 2026 09:44 WIB
Bobby Nasution Bawa Agenda Percepatan Pembangunan Saat Berkantor di Kepulauan Nias
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau jalan dan jembatan rusak di Lolowau menuju Siwalawa II dan Siwalawa II menuju Sirombu serta jembatan rusak di simpang 3 Lahomi , Kabupaten Nias Barat, Sabtu (18/7/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias dengan membawa sejumlah agenda strategis selama menjalankan komitmen berkantor di wilayah kepulauan tersebut. Penguatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga ketahanan logistik menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendorong pemerataan pembangunan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumatera Utara Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, kehadiran Gubernur Bobby Nasution di Kepulauan Nias diarahkan untuk memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

"Pak Gubernur memfokuskan akselerasi pembangunan pada tiga sektor krusial, yakni percepatan infrastruktur jalan dan jembatan, pemerataan fasilitas pendidikan, serta penguatan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat kepulauan," ujar Erwin kepada wartawan di Medan, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga:
Di bidang infrastruktur, Pemprov Sumut memastikan rekonstruksi ruas jalan strategis yang menghubungkan Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat melalui jalur pantai barat mulai dikerjakan pada Agustus 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah Bobby Nasution meninjau langsung kondisi jalan dari Desa Silimbowo Siwalawa, Kecamatan Lolowau, hingga Kecamatan Sirombu.

Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah bagian jalan mengalami kerusakan cukup parah sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada ruas sepanjang 2,3 kilometer.

Selain jalan, pemerintah juga menerima aspirasi masyarakat terkait pembangunan jaringan irigasi untuk mengairi sekitar 500 hektare sawah. Sebagian besar jaringan irigasi yang ada saat ini tidak lagi berfungsi optimal akibat keterbatasan pasokan air.

Di Kota Gunungsitoli, Pemprov Sumut memastikan perbaikan lantai Jembatan Sungai Mo'awo di Jalan Yos Sudarso mulai dikerjakan pada 2026. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan sekaligus memperlancar akses masyarakat menuju Kabupaten Nias Utara.

Perhatian juga diarahkan pada sektor pendidikan. SMK Negeri 1 Gido di Kabupaten Nias akan direlokasi ke Desa Somi di atas lahan hibah masyarakat seluas dua hektare. Relokasi dilakukan untuk menghindari risiko banjir karena lokasi sekolah sebelumnya berada di dekat muara.

Sekolah agribisnis perikanan air tawar tersebut ditargetkan menyelesaikan pembangunan tahap pertama pada November 2026. Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang praktik dan sumur bor. Pemprov Sumut juga memberikan dukungan beasiswa kuliah bagi tiga siswa berprestasi.

"Pemerintah Provinsi Sumut menghibahkan anggaran senilai Rp5 miliar kepada Pemkab Nias untuk merampungkan akses jalan menuju relokasi SMKN 1 Gido," kata Erwin.

Sementara itu, rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Nias di Kota Gunungsitoli dipercepat dengan dukungan anggaran Rp87 miliar. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 sehingga asrama dan laboratorium baru dapat dimanfaatkan siswa mulai Januari 2027.

Di sektor kesehatan, peningkatan status Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, menjadi bagian dari program peningkatan 20 puskesmas rawat inap pada 2026. Puskesmas yang melayani sekitar 23 ribu penduduk di 20 desa tersebut akan meningkatkan kapasitas tempat tidur rawat inap dari dua menjadi 10 tempat tidur.

Fasilitas pelayanan juga akan dilengkapi ruang persalinan dan alat ultrasonografi (USG) 4D. Langkah tersebut diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan yang berjarak sekitar 60 kilometer.

"Pemprov Sumut menerapkan sistem rotasi dokter dari RSUD, mengoptimalkan penempatan dokter residen kerja sama dengan FK USU dan UGM, serta menggenjot program beasiswa dokter spesialis khusus bagi putra-putri Kepulauan Nias," jelas Erwin.

Selain infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan, Pemprov Sumut juga menggagas pembangunan gudang logistik untuk menjaga ketersediaan komoditas strategis. Gudang tersebut diharapkan menjadi pusat distribusi barang bagi wilayah Kepulauan Nias.

Selama berkantor di Kepulauan Nias, Bobby Nasution juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan nonton bareng final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol di Alun-Alun Kota Gunungsitoli yang disambut antusias ribuan warga.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru