Senin, 10 Agustus 2026

Kahiyang Ayu Ajak Ratusan Anak Yatim dan Difabel Belanja Kebutuhan Sekolah di Tebingtinggi

admin - Jumat, 24 Juli 2026 09:25 WIB
Kahiyang Ayu Ajak Ratusan Anak Yatim dan Difabel Belanja Kebutuhan Sekolah di Tebingtinggi
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu mengajak ratusan anak yatim, duafa, dan penyandang disabilitas berbelanja kebutuhan sekolah dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasiona

JELAJAHNES.ID -Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu mengajak ratusan anak yatim, duafa, dan penyandang disabilitas berbelanja kebutuhan sekolah dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Kota Tebingtinggi, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan bertajuk "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" tersebut digelar di Ramayana Kota Tebingtinggi sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan. Masing-masing anak mendapatkan voucher belanja senilai Rp500 ribu untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah sesuai pilihan mereka.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi TP PKK Provinsi Sumut, DWP Provinsi Sumut, dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Sumut. Ratusan anak yang mengikuti kegiatan berasal dari lima kecamatan di Kota Tebingtinggi.

Baca Juga:
Setibanya di pusat perbelanjaan, Kahiyang Ayu tidak hanya menyerahkan voucher kepada peserta. Ia juga mendampingi dan menyapa anak-anak saat memilih perlengkapan yang mereka perlukan. Anak-anak diberikan kesempatan menentukan sendiri barang yang ingin dibeli, mulai dari pakaian, tas, sandal, hingga sepatu.

Didampingi Ketua DWP Sumut Evi Novida Ginting dan Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Susmita Wanti Irdian Saragih, Kahiyang tampak berinteraksi langsung dengan para peserta. Ia beberapa kali mengajak anak-anak berbincang mengenai kebutuhan sekolah dan aktivitas mereka sehari-hari.

"Kamu mau belanja apa?" tanya Kahiyang kepada salah seorang anak laki-laki.

Tidak hanya memberikan kesempatan berbelanja, Kahiyang juga menyampaikan pesan kepada anak-anak agar tetap bersemangat menempuh pendidikan. Ia mengajak mereka menyayangi orang tua, rajin belajar, serta tidak berhenti mengejar cita-cita.

Menurut Kahiyang, kegiatan tersebut memang sederhana, tetapi diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata kepada anak-anak yang membutuhkan.

"Anak-anak ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan menjadi generasi emas Indonesia," kata Kahiyang Ayu.

Ia menilai perhatian terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak. Lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk generasi yang sehat, percaya diri, dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Antusiasme terlihat dari wajah anak-anak yang mendapatkan kesempatan memilih sendiri perlengkapan sekolah. Bagi sebagian peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman menyenangkan karena mereka dapat memilih barang yang benar-benar dibutuhkan untuk mendukung aktivitas belajar.

Sabil, siswa kelas III sekolah dasar, mengaku senang mendapatkan kesempatan berbelanja bersama temannya, Alea. Ia memilih tas dan sepatu baru untuk digunakan ke sekolah.

"Senang sekali belanja dibayarin. Terima kasih untuk semuanya," ujar Sabil.

Kebahagiaan serupa dirasakan M. Ilham Fahmi, siswa kelas VI sekolah dasar, yang datang bersama ibunya. Ia memilih baju olahraga dan sepatu sekolah karena sepatu yang selama ini digunakan sudah terasa sempit.

"Mau beli baju bola, beli sepatu. Sepatu lama sudah sempit," tuturnya.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru