Dana Umat Rp28 Miliar Belum Dikembalikan BNI, Paroki Aek Nabara Desak Kepastian Hukum
Umat Paroki Aek Nabara hingga kini masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana gereja senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga hilang
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menekankan pentingnya integrasi menyeluruh antara Kawasan Industri Medan (KIM), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Pelabuhan Kualatanjung, hingga Pelabuhan Belawan guna memperkuat daya saing industri dan efisiensi logistik di Sumatera Utara.
Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi jajaran Direksi PT Danareksa (Persero) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (22/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa pengembangan industri di Sumut harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari kawasan produksi hingga akses distribusi ke pasar internasional. Menurutnya, sistem transportasi dan logistik yang efisien menjadi kunci agar produk dari kawasan industri di Sumut mampu bersaing secara global.
Baca Juga:"Saya ingin Sumut menjadi satu kesatuan yang kuat dengan jalur transportasi yang efisien. Kita ingin mengusulkan sistem di mana produk dari kawasan ekonomi kita mendapatkan kemudahan otomatis hingga ke luar negeri. Jangan sampai begitu keluar area, kena pajak baru lagi, yang justru memberatkan pelaku usaha," ujar Bobby Nasution.
Gubernur juga menyoroti perlunya pembagian fungsi yang jelas antara Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kualatanjung. Menurutnya, kejelasan peran masing-masing pelabuhan akan mendorong optimalisasi layanan dan menghindari tumpang tindih fungsi yang justru menghambat arus logistik.
"Kita harus adil membagi peran. Kalau Kualatanjung ingin hidup, fungsinya harus dipisahkan dengan Belawan. Dengan begitu, keduanya bisa saling mendukung, bukan saling bersaing," kata Bobby.
Lebih lanjut, Bobby Nasution menegaskan bahwa Sumatera Utara memiliki keunggulan strategis dari sisi geografis karena berdekatan dengan pasar internasional. Keunggulan tersebut, menurutnya, harus dimaksimalkan agar Sumut tidak tertinggal dari kawasan industri lain di luar daerah.
Selain penguatan infrastruktur dan logistik, Gubernur juga berharap PT Danareksa (Persero) dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong keterlibatan petani dan pelaku usaha lokal. Ia menilai sinergi tersebut penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, dengan menjadikan Sumut sebagai pusat industri terpadu di gerbang barat Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pengembangan kawasan industri di Sumatera Utara. Ia mengungkapkan bahwa Danareksa saat ini tengah mengajukan proses pengelolaan sejumlah kawasan industri agar dapat dikelola secara lebih optimal di bawah manajemen perusahaan.
"Kedatangan kami untuk memastikan aksi korporasi berjalan baik, termasuk operasional dan penertiban pengelolaan air bawah tanah di Kawasan Industri Medan. Kami sudah melakukan investasi di sini dan juga tengah melirik pengembangan di Tanjung Kasau untuk memperluas jangkauan kawasan industri di Sumut," jelas Yadi.
Ke depan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT Danareksa diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(jns)
Umat Paroki Aek Nabara hingga kini masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana gereja senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga hilang
Hukum
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menilai wacana pelarangan rokok elektrik atau vape perlu dikaji secara serius sebagai langkah
Ragam
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady menyatakan bahwa keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh pihak terdakwa dalam perkara
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyoroti kondisi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di daerah
Hukum
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat perdana, di Teladan Cafe, Medan,
Ragam
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menjatuhkan sanksi tegas kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)
Politik
Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara yang melibat
Politik
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan pihaknya akan memanggil jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Politik
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mendesak Jaksa Agung untuk segera mencopot seluruh jajaran Kejaksaan Negeri (Ke
Hukum
Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, yang diduga menggelapkan dana jemaat gerej
Peristiwa