Bongkar! Nomor Rekening dan Nilai Dana Hibah Terkuak, Kapolres Belum Beri Jawab Detail
Dugaan praktik bagibagi dana hibah Pilkada 2024 di Kota Padangsidimpuan semakin menguat. Selain nomor rekening dan nilai transaksi, kini na
Daerah
JELAJAHNEWS.ID,KARO - Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan seiring tuntutan era industri 4.0 saat ini, segala bentuk pelayanan publik diupayakan sebisa mungkin menerapkan dengan sistem berbasis aplikasi.
Hal itu diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pelatihan Kabupaten Karo Teguh Purba, Rabu (4/3/2020) sore di sela makan siang di RM Asima Kabanjahe.
Dengan meningkatnya pengguna smartphone Android, tentunya para pengguna mengharapkan adanya pengembangan aplikasi smartphone yang dapat membantu kehidupan sehari-hari setiap orang, baik saat seseorang berada dalam situasi yang membahayakan dirinya.
“Maka yang dituju untuk dihubungi pertama nomor center kantor polisi , demikian pula saat terjadi bahaya kebakaran, maka nomor center yang dihubungi adalah kantor pemadam kebakaran,” ujarnya.
Terkait dana membuat aplikasi tersebut, Bupati Karo menambahkan, kalau sifatnya penting dan gunanya untuk memudahkan aduan masyarakat, Pemkab Karo akan meminta dana CSR Bank Sumut Cabang Kabanjahe.
“Kalau anggaran yang dibutuhkan pun tidak besar hanya sekitar Rp 50 jutaan, tak perlu menunggu pembahasan P-APBD 2020, ini artinya buang waktu, energi dan kelamaan, nanti kita bicarakan dengan Kepala Cabang Bank Sumut atau Kepala cabang bank yang lain,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pelatihan Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo, Teguh Purba menyampaikan bahwa pihaknya berencana membuat inovasi berbasis tekhnologi yang memudahkan masyarakat melaporkan peristiwa kebakaran.
“Masyarakat tinggal mengunduh saja di aplikasi Play Store di HP Android tersebut, setelah itu, ada panduan tata cara untuk menggunakannya, dalam menggerakkan untuk menyalurkan informasi,” kata Teguh
Di dalam aplikasi itu nanti, pihaknya akan tahu titik yang terlaporkan karena berbasis GPS. “Saat masyarakat melaporkan data yang valid, dengan mencantumkan foto dan tempat kejadian, nantinya juga akan mendapatkan laporan pertanggungjawaban saat kami menjalankan tugas,” ujar Teguh.
Melalui sistem ini, sambung Teguh Purba, setiap orang dapat menyampaikan laporan dan pengaduan pelanggaran tersebut secara online melalui smartphone. Aplikasi ini dirancang mampu meningkatkan akurasi titik koordinat kebakaran serta kesigapan personel pemadam kebakaran dalam menangani kobaran api.(Jai)
Dugaan praktik bagibagi dana hibah Pilkada 2024 di Kota Padangsidimpuan semakin menguat. Selain nomor rekening dan nilai transaksi, kini na
Daerah
Dugaan praktik bagibagi dana hibah Pilkada 2024 senilai Rp10,5 miliar di Kota Padangsidimpuan mulai mencuat ke publik.
Daerah
Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Muaratais I dengan Kelurahan Bintuju akhirnya mendapat sentuhan perbaikan setelah lama mengalami ke
Daerah
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Kota Padangsidimpuan, tepatnya di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpua
Daerah
Kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2024 di Padangsidimpuan mencuat setelah mantan anggota Polres, Risdianto Lubis, melaporkan pi
Daerah
Kabar menggembirakan datang dari Kelurahan Batang Ayumi Julu. Mesjid AlUbudiyah kini resmi memiliki kekuatan hukum atas tanah wakafnya sete
Daerah
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun
Daerah
Pengamanan berlapis Polres Tapanuli Selatan mengawal kunjungan dua menteri, Jumat (27/3/2026), berjalan aman dan tertib tanpa hambatan.
Daerah
Aksi pencurian nekat terjadi di sebuah toko sembako milik warga di Kelurahan Palopat Maria, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padan
Daerah
Pengadilan Negeri Sibolga menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada dua terdakwa, Jonni Erdinal dan Sariful Harahap, dalam perkara dugaan ti
Daerah