BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan
BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP
Ekonomi
KESEHATAN – Selama pandemi Corona tren minuman pun ikut berubah. Dimana saat sekarang ini, orang-orang lebih menyukai minuman kaleng.
Akibatnya, stok aluminium pun kian menipis. Virus Corona mengubah industri makanan dan juga minuman. Perilaku belanja kebutuhan sehari-hari juga ikut berubah. Hal ini menyebabkan kelangkaan terhadap beberapa bahan seperti kaleng.
Setelah sempat heboh stok tisue toilet yang langka di bulan Maret lalu, kini hadir permasalahan terbaru. Beberapa perusahaan minuman mengaku mereka mulai kekurangan aluminum karena tingginya permintaan pasar.
Alasan dari menipisnya persediaan aluminum ini ternyata tak lepas dari perilaku konsumen yang lebih suka menikmati minuman kaleng. Minuman tersebut dianggap lebih praktis dan bisa disimpan di rumah selama masa pandemi ini.
Namun ada juga yang menjelaskan bahwa selama ini orang-orang menikmati minuman kesukaan mereka di kafe atau restoran. Namun semenjak tempat makan tutup karena virus Corona, orang-orang terpaksa membeli minuman kaleng untuk minum di rumah.
Jika situasi ini terus berlanjut bisa jadi muncul kelangkaan pada minuman kaleng terutama minuman bersoda. Menurut perwakilan dari Ball, perusahaan kaleng minuman di Amerika menjelaskan bahwa mereka kesulitan memenuhi permintaan pasar.
“Kami tengah memperluas pabrik pembuatan kaleng di Amerika, salah satunya dengan membangun dua pabrik untuk memproduksinya,” tutur perwakilan Bal.
Tentu saja hal ini cukup membuat para penggemar minuman bersoda terkejut. Kebanyakan minuman bersoda dikemas dengan kaleng, sehingga netizen mulai berbondong-bondong bertanya ke perusahaan minuman apakah kelangkaan stok akan terjadi.
Salah satunya ada perusahaan Coca-Cola, twitter mereka dibanjiri pertanyaan dari para penggemar. Menjawab semua pertanyaan itu, pihak Coca-Cola pun menjelaskan bahwa mereka tengah melakukan semampu yang mereka bisa untuk tetap memenuhi permintaan pasar.
“Sama seperti perusahaan lain, kita melihat adanya lonjakan tinggi untuk produk yang dikonsumsi di rumah. Kami sekarang tengah mengukur dan beradaptasi untuk terus memenuhi permintaan. Kami juga terus berkomunikasi dengan pembeli dan suplier di waktu yang tak terduga seperti ini,” tulis Coca-Cola lewat akun twitter resmi mereka.
Selain minuman kaleng yang diminati, pandemi juga membuat permintaan kopi di sejumlah negara seperti di Eropa dan Amerika terus melonjak. (dtc)
BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP
Ekonomi
Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pencurian kotak amal di sebuah masjid di Kota Padangsidimpuan viral
Peristiwa
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun
Daerah
Partai Berkarya tengah dilanda krisis internal serius setelah sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW seIndonesia
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir dan longsor agar segera
Daerah
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menerima kunjungan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandar Udara Dr. Ferdinand
Daerah
Insiden meninggalnya seorang pengemudi mobil saat terjebak kemacetan akibat genangan air di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis
Daerah
Kontribusi dividen Bank Kaltimtara terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur dinilai menjadi salah sa
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya integrasi menyeluruh antara Kawasan Industri Medan
Daerah