Ironi Daerah Kaya Energi: DPR Soroti Jambi Masih Minim Akses Listrik
Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyoroti ketimpangan akses listrik di Indonesia dan mendesak pemerintah serta pemangku kepentingan
Politik
MEDAN - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan meminta Walikota Medan untuk memperbaiki Naskah Akademik (NA) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan tahun 2011-2031. Sebab, banyak ditemukan kejanggalan dalam NA Ranperda tersebut.
Permintaan itu disampaikan Fraksi PKS dalam pemandangan umumnya terhadap nota pengantar revisi Ranperda RTRW yang disampaikan, Dhiyaul Hayati, dalam sidang paripurna DPRD, Senin (13/1/2020) yang dipimpin Ketua DPRD, Hasyim.
Diantara kejanggalan atau ketidaklengkapan NA yang diajukan, sebut Dhiyaul, tidak adanya halaman dalam NA yang diajukan. Didalam daftar isi Bab 2 tertulis sub judul 2.2.1 metode penelitian dan 2.2.2 rekapitulasi penilaian peninjauan kembali RTRW Kota Medan, tetapi di dalam naskah akademik tidak ditemukan halaman tersebut.
Bahkan, kata Dhiyaul, didalam gambar diagram 1.1 diagram kerangka berfikir terulis SK Bupati dan tim pelaksana adalah SKPD pemerintah Kabupaten Batang.
“Pemerintah Kota Medan agar lebih teliti dan lebih detail dalam melakukan kajian terhadap perubahan peruntukan dan pembangunan Kota Medan dengan melibatkan para ahli dan pakar penataan dan pengembangan wilayah, agar pembangunan yang dilakukan tidak merusak lingkungan hidup dan ekosistem yang ada,” pinta Dhiyaul.
Dalam pemandangan umumnya’ FPKS, juga menyoroti soal alih fungsi hutan mangrove menjadi kawasan industri. Padahal, sambung Dhiyaul, sama-sama diketahui hutan lindung dan mangrove adalah sebagai paru-paru dunia, sumber ekonomi, habitat flora dan fauna dan pengendali bencana. Hutan mangrove juga menjadi tempat penyimpanan air dan mengurangi polusi. “Mangrove yang tumbuh berjajar menjadi benteng pencegah abrasi,” katanya.
Sekarang ini, tambah Dhiyaul, ekosistem di Kecamatan Medan Belawan sangat buruk. Jumlah dan luas hutan mangrove sekarang ini saja tidak mampu menahan banjir rob yang terjadi.
“Air pasang yang naik bukan hanya merendam pemukiman warga, bahkan merendam jalan raya. Akibatnya, jalan-jalan di Kecamatan medan Belawan hancur. Atas hal ini kami minta tanggapan dari saudara Walikota Medan,” tanya Dhiyaul.
FPKS juga meminta Pemko Medan mempertahankan Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Saudara Walikota Medan untuk tidak merubah peruntukan RTH. Revisi RTRW yang lebih banyak difokuskan ke wilayah utara Kota Medan harus betul-betul tepat guna, tepat sasaran dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat disana terutama para nelayan,” pinta Dhiyaul lagi. (Ismal)
Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyoroti ketimpangan akses listrik di Indonesia dan mendesak pemerintah serta pemangku kepentingan
Politik
Kebakaran hebat melanda pabrik minyak goreng milik PT Agro Jaya Perdana di Jalan KL Yos Sudarso KM 15,5, Kelurahan Martubung, Kecamatan
Peristiwa
Perkara yang menjerat Kornauli br Sinaga (58), seorang janda di Kabupaten Samosir, menuai sorotan setelah tim advokat dari Kantor Hukum Ben
Hukum
Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar program Ombudsman On The Spot di Kantor Imigrasi Kela
Ragam
Keluarga Reza Valentino Simamora masih mempertanyakan hilangnya sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk dua telepon genggam dan paspo
Peristiwa
Sebanyak 12 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi calon Direksi PT Bank Sumut dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya
Ekonomi
Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, mengingatkan pemerintah agar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Politik
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menyoroti kasus viral narapidana korupsi yang kedapatan berada di sebuah kedai kopi
Politik
Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, menyoroti maraknya peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dinilai telah mencapai
Politik
Konflik agraria yang telah berlangsung bertahuntahun di Provinsi Riau kembali mencuat dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang di
Politik