Senin, 02 Februari 2026

Bobby Nasution Akselerasi 1.700 UMKM Sumut Dongkrak Ekonomi Daerah

editor - Senin, 26 Mei 2025 15:20 WIB
Bobby Nasution Akselerasi 1.700 UMKM Sumut Dongkrak Ekonomi Daerah
JELAJAHNEWS.ID - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program Fast Track Youngpreneur (FYP) 2025, sebanyak 1.700 pelaku UMKM diakselerasi untuk naik level.

Dalam peluncuran program FYP di Kantor Gubernur Sumut, Senin (26/5/2025), Bobby menekankan pentingnya peran UMKM dalam membangun perekonomian. Ia menyebut, sekitar 60% populasi Sumut saat ini berada di usia produktif—yakni sekitar 9 juta jiwa. Dari angka tersebut, diperkirakan 5% atau sekitar 450.000 jiwa aktif sebagai wirausahawan.


“Kalau rata-rata satu usaha menyerap 2–3 tenaga kerja, maka dibutuhkan sekitar 1,3 juta pekerja. Ini bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, sebagaimana juga terjadi di negara maju,” kata Bobby.


Ia mengacu pada target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% di 2028–2029 yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk itu, Sumut ditargetkan menyumbang kontribusi sebesar 6,8%–7,2%, yang disebut Bobby hanya bisa tercapai dengan sinergi investasi dan penguatan UMKM.


Bobby menyebut angka kebutuhan investasi di Sumut menurut Bank Indonesia sekitar Rp58 triliun per tahun, sedangkan Kadin dan Pemprov memperkirakan hingga Rp100 triliun. “Itu tidak mungkin hanya dari industri besar, peran UMKM sangat vital,” tambahnya.


FYP dan Ekosistem UMKM


Program FYP disebut Bobby sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pelaku usaha di Sumut. Melalui pelatihan dan pendampingan menyeluruh, program ini bertujuan membentuk mental entrepreneur yang kuat di kalangan anak muda.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Naslindo Sirait, menjelaskan bahwa pelatihan dalam FYP dirancang untuk menjawab kebutuhan riil UMKM. “Baik pemula maupun yang sudah berjalan, FYP dirancang untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan skala bisnis,” katanya.


Veronica Zebua, pelaku UMKM asal Lubukpakam yang memproduksi kue kacang, mengaku FYP memberinya dorongan besar. “Dulu kurang percaya diri, sekarang lebih yakin setelah ikut pelatihan dan dapat dukungan langsung dari Pak Gubernur,” tuturnya.(jns)

Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru