Senin, 02 Februari 2026

Pemerintah Hentikan Subsidi Listrik Pelanggan 2.200 VA, Ini Penjelasan Menko Airlangga

editor - Sabtu, 24 Mei 2025 07:46 WIB
Pemerintah Hentikan Subsidi Listrik Pelanggan 2.200 VA, Ini Penjelasan Menko Airlangga
JELAJAHNEWS.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan alasan pemerintah tidak lagi memberikan subsidi listrik kepada pelanggan dengan daya 2.200 volt-ampere (VA) mulai Juni 2025.

Menurutnya, keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh yang menunjukkan bahwa prioritas insentif ekonomi perlu diarahkan pada masyarakat dengan kebutuhan lebih mendesak, khususnya mereka yang tergolong menengah ke bawah.


“Dari hasil evaluasi kemarin, kami ingin bantuan ini benar-benar menyasar masyarakat yang berada di bawah,” ujar Airlangga usai menghadiri Indonesia-China Business Reception 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (24/5/2025).


Untuk periode mendatang, subsidi listrik hanya akan diberikan kepada pelanggan PLN dengan daya 1.300 VA. Sebelumnya, pada Januari–Februari 2025, pelanggan dengan daya 2.200 VA masih menerima potongan tarif hingga 50%, yang diberikan kepada sekitar 81,4 juta pelanggan.


Airlangga juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah merumuskan sejumlah program insentif lainnya yang akan diluncurkan pada 5 Juni 2025. Salah satunya adalah subsidi upah, yang sebelumnya pernah diberikan saat pandemi Covid-19.


"Akan dirapatkan terlebih dahulu, programnya sedang dimatangkan," jelasnya.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah akan menggulirkan enam paket insentif pada pertengahan tahun ini, yang terdiri dari: diskon tarif listrik, diskon tiket pesawat, diskon tarif tol, penebalan bantuan sosial (bansos), subsidi upah, dan subsidi iuran jaminan kecelakaan kerja.


Paket stimulus ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II dan III tahun 2025.(jn/**)

Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru